Humairah Fitriana

Catatan Harian

KAYA..KAYA..KAYA…

Siapa yang kepengen kaya??? Silahkan angkat tangan….
Hayo siapa….? kok g keliatan ya?
Lho??? Kok g da yang angkat tangan??? Apa kamu g pengen kaya???
Bukankah sangat enak menjadi kaya (kaya harta)?punya banyak uang, bisa jalan-jalan kemana pun kita mau, bisa membeli semua hal yang kita inginkan, rumah mewah, mobil mewah, pembantu mewah..hehe..
Pikiran untuk menjadi kaya, tidak lagi bisa dipungkiri bahwa hal itu hampir selalu ada di setiap pikiran manusia…buktinya, banyak orang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan dengan gaji setinggi mungkin agar dapat hidup enak/mapan, bahkan di zaman sekarang ini banyak sekali kasus yang menyebutkan bahwa seseorang/ suatu komunitas yang rela pindah agama hanya karena uang. Sangat ironis bukan???
Secara logika…siapa tidak ingin kaya? saya juga pengen…namanya juga manusia yang tidak pernah merasa puas, selalu ingin ini dan itu. Kamu juga kan???

Yah..hal itu memang sangat, sangat, sangatlah wajar…
Siapa yang mau jadi orang miskin di antara anda-anda semua?????ayo jawab….adakah yang berani menjawab???
Ternyata ada…
Dan siapakah dia??? Dia adalah junjungan kita, Rasulullah saw.
Beliau pernah berdo’a seperti ini

”Ya Allah, jadikanlah aku hidup sebagai seorang yang miskin. Cabutlah nyawaku dalam keadaan miskin. Lalu kumpulkanlah aku pada hari Kiamat nanti bersama kelompok orang-orang miskin”

Dan sewaktu istri tercinta beliau (Aisyah) mendengar do’a itu, Aisyah bertanya, ”Mengapa engkau berdo’a seperti itu wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab,
”Orang-orang miskin akan masuk surga lebih awal 40 tahun daripada orang-orang kaya. Wahai Aisyah, jangan pernah menolak orang miskin meski engkau hanya bisa memberi separuh biji kurma. Wahai Aisyah, cintailah orang miskin dan dekatkanlah mereka kepadamu agar Allah juga mendekatkanmu kepada-Nya pada hari kiamat nanti.” (HR Tirmidzi,Baihaqi, dan Mundziri)

Thats from the book i’ve read…

So..apa yang ada dipikiran kalian saat tahu tentang hadist ini???
Pilih mana…mati kaya ato miskin??? =)

August 11, 2008 Posted by humairahfitriana | Islam | | 9 Comments

liburanku…

Pagi semuanya…
Hmm…OHAYO GOZAIMASU..(baru belajar bahasa jepang dari seorang teman..hehe)
Lama sekali saya meninggalkan blog ini karena sesuatu dan lain hal..jadi kangen.

Setelah UAS semester genap awal Juli kemaren, otomatis saya libur sampai kira-kira tanggal 25 Agustus 2008 nanti. Beberapa minggu lalu saya dan keluarga berlibur ke 3 kota-Jakarta,Bogor, dan Bandung- sekalian untuk menyambung silaturahmi dengan om-om, tante-tante, sepupu-sepupu, dan para sesepuh yang “terdampar” di kota-kota tersebut.

Dan….Apa yang saya dapat ????? Tentu saja belanjaan dan oleh-oleh makanan khas. Tapi ada hal lain yang ingin saya ceritakan selain berbelanja dan mencoba makanan yang pernah di makan oleh guru saya-Bondan Winarno-di kota tersebut.

Selain ingin berlibur, berbelanja, bersilaturahmi di JBB, sebenarnya saya ingin membandingkan kota-kota besar yang ada di pulau jawa…Jatim, tentu saja saya sudah tau. Jateng, dulu saya sudah mengunjungi beberapa kota besar disana. Dan ini pertama kali saya menginjakkan kaki di Jabar. Saya lebih memilih untuk tidak naik pesawat dan lebih memilih bus untuk mengantar saya menuju kota Jakarta karena saya ingin melihat kota-kota yang saya lewati, dengan begitu saya dapat lebih mudah dalam mengambil kesimpulan tentang kota-kota di pulau jawa.
Perjalanan sekitar 22 jam akhirnya berakhir di terminal lebak bulus. Saya dan keluarga langsung dijemput oleh om saya yang tinggal di bogor, tetapi saat itu kami tidak langsung pergi ke bogor melainkan mampir terlebih dahulu ke rumah tante saya di daerah rambutan. Karena tante saya tau kalo saya ini adalah ”predator buku”, beliau mengajak saya ke pameran buku yang terletak di Senayan yang sengaja diadakan dalam rangka memperingati hari jadi ibu kota negara tercinta kita. Sedangkan keluarga saya yang lain langsung menuju bogor.
Dalam perjalanan menggunakan motor dengan dinaungi oleh terik matahari yang sangat menyengat dari Rambutan menuju Senayan…..oh God… Maceeeeeeeeeeeettttttttt..cet…cet…cet… Jakarta Gitu Loh!!!
Dan waktu saya sampe di Senayan…oh, i fall in love with the books.. sekitar 4 jam lebih saya menghabiskan waktu mencari,membeli,mencari lagi, dan membeli lagi…dst

Hari kedua di Jakarta
Jakarta utara, timur, selatan, sampai Jakarta barat saya kelilingi menggunakan sepeda motor, dan saya juga melihat rumah2 para pejabat mulai dari mantan presiden RI-Soeharto- mentri2 dan rumah para artis…hmm..cukup dulu cerita di Jakarta. Saya juga berkeliling UI (pengen tau). Singkat kata setelah cukup kepanasan berkeliling kota Jakarta, saya langsung menyusul keluarga saya yang lain di Bogor..lagi-lagi pake motor.

Hah..sampe di Bogor ada rasa rilex yang jauh berbeda dari yang saya dapatkan di Jakarta,..Saya disambut dengan pemandangan yang jauh lebih asri, lalu lintas yang SEDIKIT tidak macet, dan udara sejuk dari perkebunan Rosella (teh merah) yang terletak pas di belakang rumah om saya.
Hari itu juga saya berkeliling kota bogor, menyapa rusa-rusa di istana bogor, pohon-pohon di Kebun Raya,dan yah..lagi2 belanja.

Hari ketiga
Saya dan keluarga kembali ke kota Jakarta untuk berbelanja di 3 tempat dan malam hari saya mengunjungi Jakarta Fair, mencoba kerak telor, melihat hal-hal yang bisa dilihat…hehe. Dan balik lagi Bogor.

Hari keempat
Pagi-pagi setelah shalat subuh kami cabut ke Bandung…melewati bukit2 pegunungan, kebun teh sampai akhirnya kami berhenti sejenak untuk makan makanan Sunda di daerah Cianjur (disitu ahirnya saya tau seperti apa rasa Jengkol). Perjalanan kami sempat terlamabat cause there is something trouble with the car…actually,it’s not a big trouble but it can make me get an accident if we didn’t repair it.
Akhirnya…sampe juga di Bandung…kami langsung menjemput keluarga yang ada di Bandung lalu lanjut ke pusat perbelanjaan..belanja..belanja..sampe sore. Saya juga sempet ke ITB untuk shalat maghrib (sengaja shalat ITB karena saya juga pengen tau ITB kaya apa). Malamnya kami mengunjungi Gedung Sate, dan kami memakan satenya sehingga sekarang gedung itu tidak lagi dinamakan gedung sate (YA GA LAH…)..disana kami hanya menikmati udara dingin kota Bandung sambil ngobrol, menggambar gedung sate, dan pastinya…foto-foto. Sekitar pukul 21.30 kami pun balik ke Bogor karena besoknya saya sudah harus pulang karena banyak rapat yag menunggu saya di Kota Pahlawan tercinta.

Ada sisi lain yang saya dapat dari “tur” singkat itu… Kota-kota besar di Pulau Jawa intinya semua sama.. Lalu lintas yang sangat padat bahkan terkadang kurang teratur, Macet, dan yang paling memprihatinkan adalah keadaan sosial masyarakat yang sangat Njomplang..Banyak sekali perumahan elite dibangun semegah mungkin, tetapi…di sisi kanan kiri bahkan di sekeliling perumahan-perumahan tersebut masih banyak terdapat permukiman kumuh, orang-orang miskin. Jika kita ada di posisi orang-orang miskin itu yang setiap hari melihat mobil-mobil dan orang kaya melewati kita untuk memasuki ”istana” mereka..apa yang ada dipikiran kita? Ketika kita sedang asyik memulung sampah untuk kemudian kita jual lagi dan tiba-tiba ada seorang yang seumuran dengan kita keluar dari sebuah mobil mewah membuang sampah di depan kita? Apakah kita merasa sedih? Iri? Ataukah kita malah berharap akan datang sebuah keajaiban seperti yang sering kita lihat di Sinetron2 Indonesia…saat pemulung/ Orang miskin tiba2 menjadi kaya?????

Masih banyak adek2 qt yang rela mengobrak-abrik tempat sampah untuk menyambung hidup, rela tidak sekolah hanya untuk menjajakan koran di kampus2 ato jalanan…

Apakah kalian pikir hidup kalian telah sempurna dengan segala kemewahan sedangkan mereka  masih ada dalam lingkaran kemiskinan???
Bayangkan jika kalian berada di posisi mereka??? Apakah kalian jijik dengan tumpukan sampah-sampah itu???

Saudaraku…itulah hidup, itulah dunia, kejam.

Banyak pelajaran yang saya dapat dari perjalanan singkat itu…saya harus lebih bersyukur dengan keadaan saya sekarang and always care about each other…how about you????

August 11, 2008 Posted by humairahfitriana | Curhat | | 2 Comments

benci vs cinta???

I just want you to know about this conversation between a son and his mom…

Son : Ma…kenapa ya orang yang sedang jatuh cinta itu ngomongnya pelaaan banget di telp? padahal kan jarak mereka berjauhan…satunya ada dimana dan satunya dimana.
Son : Aku juga bingung, kenapa orang yang sedang marah pada umunya berbicara dengan sangat keras bahkan ada yang sampe teriak2? padahal orang yang sedang dimarahi ada di dekatnya
Mom : Kamu tau kenapa….? orang yang sedang jatuh cinta itu…dimanapun mereka berada, tidak peduli sejauh apa pun jarak yang memisahkan mereka, mereka tidak perlu berbicara dengan keras karena hati mereka sangat dekat….

Sedangkan orang yang sedang marah, mereka berbicara keras bahkan berteriak, karena hati antara mereka sangatlah jauh sekali….jadi mereka berteriak agar lawan bicaranya dapat mendengarkan isi hati mereka…kamu sudah mengerti sayang..???
Son : iya…(sambil tersenyum dan manggut-manggut)

Teman….saat saya mendapatkan percakapan itu (entah dari sebuah buku/ebook,,,saya lupa =P ), ada satu perasaan yang saya rasakan. Sedih…
Saya seakan sadar betapa bodohnya saya,…yang sama sekali susah untuk mengatur hati. Saya pernah sangat marah terhadap seseorang padahal dia adalah orang yang sangat dekat dengan saya.
Saya juga jadi teringat pada beberapa kalimat dari seorang teman yang saya simpan di salah satu folder messaging saya,,,

Hati ini hanya mengenal 2 kata. CINTA dan BENCI. Seseorang tidak akan pernah berhenti mencintai orang lain sampai akhirnya rasa benci itu datang, begitu juga sebaliknya….”
Saya rasa kalimat ini ada benarnya. Karena dalam suatu hadist juga disebutkan
Cintailah orang yang kamu cintai dengan sewajarnya, boleh jadi suatu saat dia akan menjadi orang yang kamu benci, dan sebaliknya...”

Lagi-lagi masalah hati, membicarakannya memang tidak akan pernah selesai…
So…sampai ketemu di pembahasan lain tentang hati. Ok???

August 11, 2008 Posted by humairahfitriana | Uncategorized | | 3 Comments

1307100056

1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056
1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056 1307100056
Apa yang ada di pikiran anda ketika saya menuliskan angka di atas? Saya yahkin pasti tanda Tanya mulai berterbangan di sekeliling kepala anda..apakah itu..nomer togel kah? Nomer sepatu kah? Atau..nomer rumah?hah..saya tidak bisa membayangkan jika bener-bener ada nomer rumah seperti itu…susah sekali mencarinya.

But, anyway….
Nomer itu adalah NRP, yah..semacam nomer induk mahasiswa. Waktu saya menginjakkan kaki saya sebagai mahasiswa ITS, saya memperoleh nomer tersebut. Setiap saya melakukan aktivitas administrasi yangn ditanyakan selalu saja nomer itu, hingga akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa nomer tersebut harus di hafalkan…Awalnya terasa sulit menghafalakan angka sebanyak itu tapi…pada akhirnya saya bisa juga.

Dan tahukah kamu kalo ternyata angka tersebut menunjukkan beberapa arti sekaligus ID saya sebagai mahasiswa ITS. Ok, I’ll tell you…

1 = menunjukkan Fakultas Pertama di ITS yaitu FMIPA
3 = menunjukkan urutan jurusan ketiga di FMIPA yaitu statistika
07 = karena saya mahasiswa angkatan 2007, so…ngerti kan???
100 = menunjukkan prodi S1
56 = kalo yang ini absensi saya di kelas atuh….

Dari penjelasan di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa suatu distribusi binomial dapat didekati (waduh..kata-kata laporan banget sih..)…lho?lho?lho????? maaf…salah..hehe

Yah..dari arti di atas anda bisa menyimpulkan kalo 1307100056 adalah…..simpulin sendiri donk..masa harus saya juga yang menyimpulkan…hehehe

April 10, 2008 Posted by humairahfitriana | Uncategorized | | 2 Comments

wajarkah???

Pernah gak dalam hidupmu atau pun kamu pernah menemukan hal ini dalam kehidupan temanmu. orang yang dulunya saling suka, berteman dengan baik, dan berkomunikasi dengan baik, tiba-tiba tidak lagi berhubungan dengan baik? Contoh kasus yang paling sering kita temui adalah pacaran. Banyak orang yang pacaran kemudian putus dan komunikasi antara keduanya sama sekali hilang. Saya juga pernah mengalami hal yg hampir sama (tapi bukan pacaran). Salah satu teman diskusi saya yang dulunya kami sangat akrab tiba-tiba bersikap gak kenal. Dan saat saya mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut, dia bilang “bukankah hal seperti ini wajar dalam berhubungan”. Saat itu saya mencoba berpikir positif, mungkin dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak mau lagi berdiskusi, ya…walopun rasa kecewa itu tetap ada. Itu dalam hal pertemanan. Kalo dalam hal pacaran, mungkin hilangnya komunikasi disebabkan salah satu dari kedua belah pihak pernah menyakiti hati pihak yang lain.

Saya tidak mengerti mengapa hal seperti itu dianggap wajar oleh sebagian besar orang. Padahal kita tahu, Allah dan Rasulullah saw mengajarkan kepada kita untuk selalu menjaga dan menjalin silaturahmi dengan siapa pun bahkan dengan musuh kita sekali pun. Seperti kita ketahui, kita sebagai umat muslim diajarkan untuk menjaga hubungan dengan Allah, manusia, dan alam. Hubungan dengan Allah (ibadah) dimaksudkan agar kita dapat lebih dekat dan mencapai suatu tingkat keimanan yang tiada tara. Dengan alam, kita diajarkan untuk peka terhadap tempat dimana kita berpijak. Dan dengan manusia, kita akan belajar bagaimana mengenal diri kita melalui orang lain, menjalin suatu hubungan yang baik dengan orang lain, belajar untuk dapat menerima kelebihan dan kekurangan saudara kita (semua umat muslim),dan belajar menyesuaikan diri dengan mereka yang memiliki bermacam-macam karakter.

Masalah dalam suatu hubungan adalah hal yang wajar karena itu merupakan suatu proses bagi manusia untuk belajar agar dapat menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang baik sehingga silaturahmi akan terus berjalan. Menurut saya, pendapat seperti di atas yang mengatakan bahwa hilangnya atau berubahnya komunikasi yang baik menjadi tidak baik adalah hal yang wajar, adalah sangat salah besar dan sama sekali hal itu tidak bisa dianggap wajar. Mereka yang berpendapat seperti itu hanyalah manusia yang bisa dibilang pengecut karena mereka lari dari masalah..alias cari aman. Mereka adalah manusia yang mengedepankan emosi daripada kata hatinya. Saya yakin, dalam setiap benak seorang muslim teori tentang silaturahmi sudah sangat mereka hafal, hanya saja mungkin mereka merasa malas dan sulit menjalankannya.

Ada cara yang saya rasa cukup ampuh untuk terus berhubungan baik dengan orang lain,yaitu selalu berpikir positif, belajar memaafkan, berbicara menggunakan kata-kata yang baik, dan selalu tersenyum. Karena dengan tersenyum otot-otot wajah kita akan berkontraksi sehingga menyebabkan aliran darah ke otak menjadi lancar yang menyebabkan pikiran kita menjadi tenang sehingga mudah bagi kita untuk selalu berpikir positif dan mendapat ketentraman hati.

Marilah kita belajar untuk memaafkan… jika kita merasa tersakiti oleh perbuatan orang lain, maka berusahalah untuk tetap berbuat baik terhadap orang itu. Apalah artinya rasa sakit yang kita rasakan jika dibandingkan dengan penderitaan yang pernah dialami oleh orang-orang terdahulu sebelum kita. Salah satu contohnya adalah Rasulullah, beliau pernah dilempari kotoran unta oleh orang kafir tapi sedikitpun beliau tidak pernah dendam dan selalu mendo’akan mereka. Subhanallah sekali bukan?jd, janganlah membuang-buang waktu kita hanya untuk memikirkan perbuatan orang lain yang menyakiti kita.

Saya berkata seperti ini bukan berarti saya adalah orang yang paling benar atau paling pintar. Saya hanya coba berbagi ilmu yang pernah saya dapat dari berbagai macam sumber, buku, diskusi dengan banyak orang, Al-Qur’an dan Al-Hadits. Saya hanyalah seorang hamba yang hina yang mencoba menjadi manusia yang lebih baik daripada sebelumnya, dan selalu berharap bahwa para pembaca juga selalu berusaha menjadi lebih baik dengan mengkaji ilmu Allah dan meneladani apa yang Nabi dan para sahabatnya lakukan untuk menuju jalanNya. Semoga yang saya sampaikan ini bermanfaat dan semoga kita bisa selalu berada dalam lindunganNya…amien…

February 14, 2008 Posted by humairahfitriana | Islam | | 2 Comments

K e S e T

Apa yang ada dipikiran kita saat melihat keset??? Pasti tidak ada! Melihat saja Cuma sekilas, apalagi memikirkannya….. ya toh???

Saya pernah membaca suatu kalimat dari novel yang pernah saya beli….

“ …seperti keset yang diinjak…

Kata-kata itu sama sekali tidak ada artinya bukan??? Tapi dari kata-kata itu saya dapat satu inspirasi untuk menulis tentang keset….

Lets start it….

Pernahkah kamu membayangkan jika kamu menjadi sebuah keset?????

Kisah ini bermula dari kain perca ataupun serabut-serabut halus yang terdiri dari beragam warna yang indah, kemudian dirajut, dijahit, ditata, dihiasi, digambar dengan motif yang lucu dan menarik….

…………………………………………………………………………………………

Aku adalah sebuah kain perca yang kemudian dipertemukan dengan teman-teman sebangsaku. Kami dengan bangganya memamerkan warna-warna yang kami punya. Temanku yang satunya berkata “ warnaku kuning, warna yang dimiliki oleh matahari, kalian pasti kalah jika dibandingkan denganku”, temanku yang lainnya lagi berkata “warnaku biru, warna yang sangat menyejukkan, pastilah aku yang paling disukai”. Mereka terus saja membanggakan diri, sedangkan aku…. Diam saja. KARENA AKU TAU AKU HANYALAH SEPOTONG KAIN TAK BERGUNA..

Tidak beberapa lama kemudian, entah kenapa hati ini benar-benar berdebar kencang, kencang sekali, dan bertambah kencang saat seseorang mencampur kami (para kain perca) dan memeluk kami dengan erat.Semua teman-temanku berteriak, tepi aku…tetap saja diam.

Dia membawa kami pada suatu tempat. Menghamparkan kami pada suatu bidang yang lapang dan lembut. Teman-temanku sangat suka berada disitu karena memang nyaman sekali. Aku….hanya diam

Tapi tidak lama kemudian, orang itu membawa suatu benda panjang yang berwarna perak. Di belakang benda itu terangkai sebuah tali panjang yang jika aku analogikan seperti sebuah ekor…Tapi biasanya para manusia menyebutnya jarum. Sedangkan ekornya itu mereka sebut sebagai benang. Aku tidak tahu apa yang akan dia lakukan dengan benda itu…dan jantungku masih saja berdebar kencang.

Dan tahukah kalian apa yang dia lakukan padaku dan teman-temanku????? Dia menusuk-nusuk tubuh kami, membuat kami terikat pada bidang yang lembut tadi. Dia tidak mendengar ketika kami mengerang kesakitan, dia tidak peduli dan terus saja menusuk-nusuk kami. Aku juga merasakan sakit itu. Sakit saat benda tajam itu menusuk tubuhku.

Beberapa saat kemudian penderitaan kami berakhir. Orang itu mengangkat kami dan memamerkannya pada temannya. Memamerkan kami yang telah terangkai menjadi satu benda yang mereka bilang KESET. Entah dari mana istilah itu berasal. Bagiku, aku tetaplah aku…sepotong kain yang tak berguna.

Esoknya, orang itu membawa kami ke sebuah temapt yang sangat ramai..manusia menyebutnya pasar. Di tempat itu aku dikumpulkan dengan benda yang sejenis denganku. Kami ditumpuk-tumpuk menjadi satu. Rangkaianku berada di atas rangkaian keset yang lain, yang tidak lain teman-temanku yang lain pula.

1 jam kemudian….seseorang ibu berkata pada perangkaiku “buk, keset yang ini berapa?”. “Rp.10.000 dapet 3 buk”, ujar perangkaiku. “Wah murah banget, saya beli 3 deh!”, kata si ibu tadi. Dalam hitungan detik aku sudah berada dalam kantong kresek berwarna hitam lusuh..

Sesampainya di rumah si ibu tadi. Aku di letakkan di lantai, tepatnya di pintu masuk utama. Aku sangat bingung…apa sebenernya yang ibu itu inginkan rangkaianku? Kenapa aku hanya dibiarkan begitu saja?. Tapi kemudian….datang seorang anak laki-laki, yang kemungkinan besar anak ibu itu. Dia MENGINJAKKAN KAKINYA DI MUKAKU…aku berpikir, betapa kurang ajarnya dia….mengapa dia menginjakkan kakinya yang kotor itu padaku?

Kemudian si anak itu berteriak memanggil ibunya. Saat ibunya datang, dia berkata “keset baru ya bu? Nyaman sekali…”. “iya, tadi ibu membelinya di pasar”kata si ibu. Dengan cepat kemudian si anak membawaku ke sebuah cermin yang besar yang berada di teras rumahnya. Tapi si ibuk cepat-cepat mengambilku kembali dan meletakkanku ke tempat semula sambil berkata “ jangan bermain-main dengan keset ini, kotor nak!”

Tapi tahukah kamu…. Tadi aku sempat melihat diriku sepintas lewat cermin tersebut. Aku begitu indah dan begitu menarik saat aku dan teman-temanku tergabung menjadi satu. Dan satu hal lagi yang aku tahu sekarang, aku bukanlah lagi sepotong kain yang tidak berguna, tapi akuk dan teman-temanku adalah satu benda yang berguna bagi manusia. Aku tidak lagi peduli saat orang-orang menginjakkan kakinya yang kotor di mukaku…karena itulah fungsiku, membersihkan kaki yang kotor…aku ikhlas…

……………………………………………………………………………………………

Satu hal yang saya dapet dari keset adalah kebersamaan. Saat hanya ada satu kain perca, dia tidaklah berguna. Tapi saat dia bersatu dengan yang lainnya, dia menjadi suatu benda yang bermanfaat. Begitu juga manusia…. bagi seorang manusia yang egois, yang hanya ingin kebaikan bagi dirinya, yang selalu melakukan sesuatu hanya untuk kepentingannya, tapi dia tidak peduli dengan orang lain… Silahkan ke laut aja!!! Karena ilmu yang dia dapat pasti tidak bermanfaat bagi orang lain…so, buat apa hidup di dunia???!

Dalam suatu kebersamaan, akan ada suatu kasih sayang, akan ada suatu ilmu baru yang kita dapat…dan dalam suatu kebersamaan, kita akan dapat merasakan bahwa sesungguhnya kita adalah satu-kesatuan, kita adalah sodara. Ayah kita adalah Adam, dan ibu kita adalah hawa….

December 19, 2007 Posted by humairahfitriana | Uncategorized | | 9 Comments

cinta???

kalo kita denger kalimat itu, apa yang ada di benak kita? pastilah banyak orang terutama para remaja berpikir bahwa cinta adalah hubungan antara cwok dan cwek. Hal itu emang g bisa disalahkan, karena pada kenyataannya memang seperti itu.

Ketika saya isenk baca-baca di motivasi net, ada satu puisi tentang cinta yang saya rasa juga perlu para pembaca baca…

dan tolong resapi apa maksud dari puisi itu…

CINTA…

Tuhan…

Saat aku menyukai seorang teman

Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir

Sehingga aku tetap bersama yang tak pernah berakhir

Tuhan….

Ketika aku merindukan seorang kekasih

Rindukanlah aku kepada yang rindu pada cinta sejati Mu

Tuhan…

Jika aku hendak mencintai seseorang

Temukanlah aku dengan orang yang mencintaiMu

Agar bertambah kuat cintaku padaMu

Tuhan…

Ketika aku sedang jatuh cinta

Jagalah cinta itu

Agar tidak melebihi cintaku padaMu

Tuhan…

Ketika aku berucap aku cinta padamu

Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut padaMu

 

Sebagaimana orang bijak berucap

Mencintai seseorang bukanlah apa-apa

Dicintai seseorang adalah sesuatu

Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah berarti

Tapi dicintai oleh Sang pencipta adalah segalanya…

 

October 4, 2007 Posted by humairahfitriana | Islam | | 19 Comments

hm….ospek2!!!

banyak hal yang saya dapet selama jadi maba, apalagi waktu ospek…g mo panjang lebar, disini saya akan menulis kesimpulan saya selama saya mengikuti ospek.

segi ekonomi,karena waktu ospek kita dibagi berapa kelompok untuk mengerjakan tugas2 dari senior yang se uabrek dengan waktu yang amat sangat singkat sekali banget, jadinya kita harus selalu berkomunikasi antaranggota….jadi, saking g da waktu, kita pake alternatif untuk lebih sering nelfon karena sering kali instruksi yang diberikan oleh senior berubah-ubah tiap saat, atau ada pengumuman dadakan. So, uang saya habis buat beli pulsa….pkoe tiap hari bisa 2-3 kali beli pulsa. Pembukuan pun hancur berantakan

Segi kesehatan, ampunnnnn kalo yang satu ini bener2 ngaruh banget buat saya.

Baru kali ini saya ikut pengkaderan sampe kondisi saya drop. Penyakit langganan saya datang menyapa lagi setelah 3 bulan g ketemu..(radang tenggorokan, flu, dan batuk) sampe suara saya pernah hilang beberapa hari. Tapi alhamdulillah suara saya bisa pulih kembali setelah minum wedang jahe instan yang di jual di swalayan deket kosan. Waktu saya minum itu, temen sekamar saya berkomentar

she : “tumben ir, suka minum aer jahe?”

me : “ya..saya suka soale jahenya g terlalu terasa” hehe…

she : “ya g da gunanya donk!”

me : “buktinya, suara saya balik lagi dan kamu bisa mulai denger suara saya yang merdu ini”

she : dengan muka tanpa ekspresi ” no comment”

me : :) p

Segi efisiensi waktu. Saya bener-bener kelabakan dalam membagi waktu.

Bayangin aja, saking terlalu sibuknya,dalam satu hari saya hanya sempet bercemin satu kali.

Makan juga g teratur bahkan lupa. Hampir setiap hari kami pulang dari kampus maghrib,nyampe kosan (kalo sempet ya mandi), shalat, abis itu berangkat lagi untuk ngerjain keplek yang g pernah selse2.

Waktu kami ngumpul pun , itu masih di jaga dan di awasi oleh senior, mereka ngikutin kita kemana-mana. Dan pernah suatu hari, kami kebingungan untuk nyari tempat ngumpul,karena peraturannya adalah kami g boleh ngumpul di daerah sekitar kampus, gebang, menur, dan keputih (bayangin aja…mo kemana kita???). Akhirnya kita tetep nekad untuk ngumpul di aula asrama…yah..tepat jam 20.30 kita di usir sama senior… akhirnya kita pun mecah jadi beberapa kelompok. Saking terburu-burunya, sampe barang-barang yang kita ambil bukan lagi barang milik kita..Pada waktu itu yang kami pikirkan hanyalah bagaimana caranya untuk cepet pergi dan meninggalkan tempat dalam keadaan bersih. Sampe saat ini pun, gunting hitam besar milik saya yang saya bawa pada waktu itu enatah telah berlabuh di kosan siapa. Tapi… saya malah dapet satu kresek besar spidol, satu pak bolpen, 2 stabilo, 3 gunting, pensil, dan penghapus yang mayoritas masih baru…hah..entahlah itu punya siapa…

yah…begitulah ospek.. Selain kita harus kuat secara jasmani kita juga harus kuat mental, karena disitu mental kita bener2 di uji. Saya saja sempat merasa stress dengan tugas2 dan perilaku senior yang membuat hati ini lumayan down… Temen saya sampe ada yang menangis 2 hari cuma karena perkataan salah satu senior.

Tapi kalo kita telaah lebih lanjut. Banyak hal yang udah saya dapet dari pengkaderan. Saya bisa belajar berpikir objektif, lebih berani, dan mandiri.

sebentar lagi abis UTS, akan ada outbound yang diadain senior sebagai salah satu acara dari proses pengkaderan yang sampe sekarang belum berakhir….

so, doain kami agar bisa cepet jadi warga yah…

hidup MABA!!!!!!

October 4, 2007 Posted by humairahfitriana | Curhat | | 6 Comments

anak kost

Jadi anak kos itu…ada enak n g enaknya. Kalo menurut kakak kelas saya “enaknya karena jauh dari ortu, n g enaknya karena jauh dari ortu” bingung kan??? saya aja juga bingung kok. Tapi kalo saya analisis dari pendapat dia…cie…. Enaknya jauh dari ortu tuh..g da yang ngomelin kalo ngapa2in(tapi bukan hal yang negative lho!!!), misal nich…walopun g mandi sehari juga g bakal ada yang protes..yang penting temen2 g da yang tau aja..hehe…Kalo g enaknya menurut saya, pasti banyaklah…ya kangen, g da yang masakin, buatin jus, makan jadi g teratur….de es be lah….

Saya baru sekitar 1 bulan jadi anak kos… banyak hal baru yang saya dapet. Of course, dalam hal sosialisasi dan ‘kerja’.. saya harus mencuci, ngepel, nyapu, n nyetrika sendiri..temen2 SMA saya yang dulunya tinggal di asrama sampe bilang “sekarang baru tau rasa ya kamu….” Saya cuma bisa senyum-senyum…hehe..capek ternyata!!! Dan saya jadi tau bagaimana cara memegang sikat n ngucek cucian yang bener (dikasi tau mbak novi waktu nyuci bareng)hehe..

Ada pengalaman menarik yang perlu saya ceritakan…hal ini tidak lepas dari kebiasaan saya yang suka mencoba makanan baru yang belum pernah saya makan atopun mencoba makanan yang sama di daerah yang berbeda…terutama RUJAKnya.

Di rumah, saya bisa dibilang jarang makan gorengan. Nah, pas awal kos…saya sama temen2 makan bareng di kaki lima…menunya TEMPE PENYET (ngirit2…), setelah makan itu saya jadi g enak badan tapi belum kapok juga. Beberapa hari setelah itu, saya makan BATAGOR, batagor deket kosan saya beda sama di daerah saya. Pare rebus…primadona malam itu, itu adalah salah satu pelengkap batagor yang paling saya inget karena itu yang ngebuat saya mual + pusing + panas sampe pagi. Besoknya, saya beli ayam goreng di kaki lima lagi buat buka puasa..dengan lahapnya saya makan, dan keesokannya..saya g makan seharian karena mual..jadi setelah itu saya simpulkan saya g bisa makan gorengan pinggir jalan. Apa yang saya alami ini mungkin karena minyak yang dipake buat goreng makanan itu adalah minyak curah yang g jelas yang warnanya udah item g karuan…

Tapi, setelah itu saya belum kapok juga makan makanan pinggir jalan. Beberapa lama setelah itu, saya beli rujak cingur. Pas nyampe tempatnya, perasaan saya udah g enak…tapi karena udah jauh2 n panas2an jalan kaki, saya pesen satu bungkus. Saya terus perhatiin dari saat si penjual ngulek sampe rujaknya terbungkus rapi. Nyampe kosan, saya cicipi…hanya 1 suap, 2 suap, dan 3 suap…kemudian bungkusan itu berakhir di tempat sampah. Saya langsung diare seharian…..abis itu saya telpon ibuk. Ibuk bilang bisa jadi yang dipake itu adalah aer mentah.. ENOUGH!!! Saya g pengen coba2 makanan pinggir jalan lagi.

Yah…buat anak2 kos, atopun calon anak2 kos…kalo mo beli makanan pinggir jalan sebaiknya di bungkus aja, tapi diliat dulu sebelum beli…apa tempatnya cukup bersih, tangan penjualnya g kotor, kalo perlu…suruh cuci tangan dulu penjualnya, kita kan g tau sebelum dia sentuh makanan kita dia pegang apaan.

Gangguan kesehatan yang dialami kebanyakan anak kos tuh… magh yang disebabkan tidak teraturnya jadwal makan karena aktivitas yang banyak, yang jika hal itu terus dibiarkan akan menyebabkan liver. Selain itu, ada juga hepatitis yang disebabkan oleh seringnya gonta-ganti peralatan makan ato minum, biasanya kalo kita makan di pinggir2 jalan…makanya ibuk saya selalu mengingatkan saya untuk selalu sedia sendok di tas…dan penyakit lainnya seperti gatel2 (karena kurangnya kebersihan aer) dan thypus

Nah, oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran dari dalam diri kita sendiri tentang masalah kesehatan tubuh kita..karena kalo kita sakit, ortu akan cemas n repot, uang akan semakin banyak yang dikeluarkan untuk berobat, dan ketinggalan mata kuliah..jadi bodoh donk kita…

But one thing that I have to learn from anak kos’ livehood is…”BELAJAR HEMAT” and “MANDIRI” to do all the things. But it doesn’t mean that I’ll be an individualist …REMEMBER, there’s a lot of people around us that still need our attention and our help. So….be a nice human for everyone and be Positive Thinker…(disini saya juga belajar bersikap seperti itu lho..)

August 6, 2007 Posted by humairahfitriana | Curhat | | 6 Comments

masuk ITS tu………

banyak orang nanya : ‘ira nerusin kemana?

ira: ‘oh..saya wez ketrima di ITS’

xxx : ‘ITS??? wah..keren’

ira : ‘ senyum-senyum’…… dalam hati “alhamdulillah…” :)

pas awal masuk ITS..cuma bisa komentar “rindang n luas”, tapi setelah ikutin kelas matrikulasi yang tempatnya di TC, hmpppfffhhh……Juauh dari kosan, cuapek kalo jalan, n walopun rindang…ITS still hot boss…

yah..nasib2,,,

but…saya yakin..bagaimana pun bentuk bangunan, temperatur, dan lingkungannya…ITS is the best for me…makanya, para pembaca yang budiman…hayo ikutan masuk ITS..enak juga kok disana…y?y?y?

July 13, 2007 Posted by humairahfitriana | Curhat | | 6 Comments